BButonselatan Ragam
Sejarah & Warisan Kerajaan Buton

Benteng Keraton Wolio: Saksi Bisu Kejayaan Kesultanan Buton yang Bertahan Hingga Kini

Benteng Keraton Wolio di Butonselatan tetap berdiri kokoh sebagai simbol kejayaan Kesultanan Buton. Jelajahi sejarahnya, arsitektur unik, dan peranannya dalam era modern 2025–2026.

Benteng Keraton Wolio: Saksi Bisu Kejayaan Kesultanan Buton yang Bertahan Hingga Kini

Ringkasan Cepat (Key Facts)

  • Benteng Keraton Wolio dibangun pada abad ke-16 oleh Sultan Buton ke-3.
  • Benteng ini memiliki panjang 2.740 meter dan tinggi 8 meter, terbuat dari batu karst.
  • Pada 2025, Benteng Keraton Wolio masuk dalam daftar prioritas revitalisasi oleh pemerintah daerah.
  • Tiket masuk mulai Rp20.000 untuk wisatawan lokal dan Rp50.000 untuk wisatawan asing.
  • Benteng ini menjadi lokasi utama Festival Budaya Buton yang digelar setiap tahun.

Sejarah yang Terukir di Setiap Batu

Benteng Keraton Wolio, yang terletak di Kota Baubau, Butonselatan, adalah salah satu warisan sejarah terbesar Kesultanan Buton. Dibangun pada abad ke-16 oleh Sultan Buton ke-3, La Sangaji, benteng ini awalnya dirancang sebagai pertahanan melawan serangan musuh. Namun, seiring waktu, benteng ini juga menjadi pusat pemerintahan dan budaya. Pada 2025, pemerintah daerah mengalokasikan dana khusus untuk pemeliharaan benteng, mengingat kondisinya yang mulai rapuh akibat faktor alam dan waktu.

Arsitektur yang Mengagumkan

Benteng Keraton Wolio dikenal dengan struktur bangunannya yang unik. Terbuat dari batu karst yang diambil dari sekitar wilayah Butonselatan, benteng ini memiliki panjang 2.740 meter dan tinggi 8 meter. Salah satu ciri khasnya adalah penggunaan teknik konstruksi tanpa semen, yang disebut 'sistem pasangan batu kering'. Pada 2026, pengunjung bisa menikmati fasilitas baru seperti pusat informasi sejarah dan spot foto interaktif yang dilengkapi dengan teknologi augmented reality.

Peranannya dalam Era Modern

Selain sebagai destinasi wisata sejarah, Benteng Keraton Wolio juga menjadi pusat kegiatan budaya. Festival Budaya Buton, yang digelar setiap tahun, menjadikan benteng ini sebagai lokasi utama. Pada 2025, festival ini menarik lebih dari 10.000 pengunjung dari berbagai daerah. Pemerintah juga menggandeng komunitas lokal untuk menyelenggarakan workshop tentang sejarah dan budaya Buton, yang semakin meningkatkan minat generasi muda terhadap warisan leluhur.

Orang Juga Bertanya

Berapa harga tiket masuk Benteng Keraton Wolio pada 2026?

Tiket masuk untuk wisatawan lokal mulai Rp20.000, sedangkan untuk wisatawan asing Rp50.000.

Apa yang bisa dilakukan di Benteng Keraton Wolio?

Pengunjung bisa menjelajahi benteng, belajar sejarah Kesultanan Buton, menikmati pemandangan Kota Baubau, dan mengikuti festival budaya tahunan.

Apakah ada fasilitas baru di Benteng Keraton Wolio?

Pada 2026, benteng dilengkapi dengan pusat informasi sejarah dan spot foto interaktif menggunakan teknologi augmented reality.

Kapan waktu terbaik mengunjungi Benteng Keraton Wolio?

Waktu terbaik adalah saat Festival Budaya Buton digelar atau pada pagi hari saat cuaca sejuk dan tidak terlalu ramai.